Desa Toya, 21 Juni 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hamzanwadi Desa Toya melaksanakan kegiatan TANDUR PAER (Tanam untuk Pelestarian Alam dan Ekowisata Rakyat) sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan pengembangan potensi wisata desa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 21 Juni 2026 di dua lokasi ekowisata unggulan Desa Toya, yaitu Ekowisata Otak Aik dan Ekowisata Loang Gali.
Mengusung tema “Menanam Hari Ini, Menjaga Alam untuk Masa Depan”, kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN, pemerintah desa, pemuda, serta masyarakat setempat. Penanaman pohon dilakukan di area strategis sekitar kawasan wisata guna meningkatkan penghijauan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memperkuat daya tarik wisata berbasis lingkungan.
Program TANDUR PAER bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan, mendukung pengembangan kawasan Ekowisata Otak Aik dan Ekowisata Loang Gali melalui penghijauan, menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, serta menciptakan lingkungan yang lebih asri, sejuk, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Pj. Kepala Desa Toya, Zahid Kausary, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program TANDUR PAER merupakan langkah nyata yang harus dilakukan secara bersama-sama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Kegiatan ini menjadi langkah kita bersama untuk menjaga lingkungan. Melalui penanaman pohon ini, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kelestarian alam dan turut menjaga kawasan ekowisata yang menjadi aset berharga Desa Toya untuk masa depan," ujar Zahid Kausary.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya sinergi antara pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, TANDUR PAER diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu mendukung terwujudnya Desa Toya sebagai desa wisata yang hijau, lestari, dan berdaya saing.
"Ayo Menanam, Ayo Menjaga, Ayo Melestarikan!"